Selasa, 15 April 2014

Berfikir Tentang Blog

sering terfikir kenapa sekarang ini kegiatan untuk menulis-nulis di blog kelihatan lebih menarik. padahal blog ini sudah hampir 2 tahun beroprasi dan selama itu hanya ada sekitar 100 pengunjung karena saya juga jarang update tulisan atau artikel terbaru. padahal dulu ketika baru-baru di buat akun untuk blog ini, ada niat untuk bisa menjadi seorang penulis. namun gak tau kenapa, bisa dikatakan niat itu menguap begitu saja secara tiba-tiba. bisa jadi karena waktu itu saya menilai bahwa blog kurang populer dibandingkan dengan Fb atau twiter gitu. tapi belakangan ini saya menyadari bahwa saya salah menilai tentang blog. saya melihat begitu banyak hal-hal dan kesempatan yang bisa kita raih dari sebuah blog. melalui blog kita bisa berbagi ke sesama, bisa bertukar pikiran dan mengemukakan ide-ide kita.

jadi sepertinya semangat dari dalam diri penulis untuk ikut meramaikan jamaah bloger di tanah air tercinta ini sudah mulai tumbuh. selain itu dukungan infrastruktur yang sekarang ini sudah sangat memungkinkan untuk memulai aktifitas blog. mulai dari penentuan tema dan orientasi dar blog ini. sepertinya akan dimulai dengan mengangkat tema tentang pendidikan. berhubung penulis juga masih berstatus sebagai mahasiswa PPG di sebuah LPTK yang ada di pulau Sumatera. tidak hanya penyampaian pendapat, tetapi juga memposting hal-hal atau artikel yang berkaitan dengan dunia pendidikan. salam hangat dari pendatang baru yang merasa terlahir kembali.

 

Banda Aceh, 16-04-2014

Senin, 14 April 2014

Tampil Perdana

tampil perdana hari ini sangat kurang dari persiapan, kebetulan tampil tanggal 10 April 2014, jadi masih kena demam pemilu 2014. sebelumnya persiapan memang sudah ada meliputi perangkat pembelajaran kecuali media power point yang memang belum dibuat. tampil kali ini memang tanpa persiapan yang memadai, karena berdasarkan undian yang tiba-tiba, nama saya keluar sebagai orang yang harus peer teaching untuk pertama kali, hasilnya memang banyak sekali masukan dan koreksi yang diberikan oleh dosen pembimbing. tapi kalau boleh jujur sebenarnya itulah yang aku harapkan. aku bisa bercermin tentang bagaiman gaya mengajar ku selama ini. hari ini adalah tampil perdana ku sebagai peserta PPG. meskipun tidak sempurna, namun aku merasa puas

Banda Aceh, 14-04-2014

Selasa, 17 Juli 2012

Makna Syahadatain

Syahadatain adalah rukun Islam yang pertama. Pentingnya syahadah ini karena syahadah sebagai dasar bagi rukun Islam yang lain dan sebagai tiang untuk rukun Iman dan Dien. Syahadatain ini menjadi ruh, inti dan landasan seluruh ajaran Islam. Oleh sebab itu, sangat penting syahadah dalam kehidupan setiap muslim. Sebab-sebab kenapa syahadah penting bagi kehidupan muslim adalah:

· Pintu masuknya Islam

· Intisari ajaran Islam

· Dasar-dasar perubahan menyeluruh

· Hakikat dakwah para rasul

· Keutamaan yang besar

3. NARASI:

Kalimat syahadatain adalah kalimat yang tidak asing lagi bagi umat Islam. Kita senantiasa menyebutnya setiap hari, misalnya ketika shalat dan azan. Kalimat syahadatain sering diucapkan oleh ummat Islam dalam pelbagai keadaan. Kita menghafal kalimat syahadah dan dapat menyebutnya dengan fasih, namun demikian sejauh manakah kesan kalimat syahadatain ini, sejauh mana ia dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari ummat Islam?

Pertanyaan tersebut perlu dijawab dengan realitas yang ada. Tingkah laku ummat Islam yang terpengaruh dengan budaya jahiliyah atau cara hidup Barat memberi gambaran bahwa syahadah tidak cukup memberi pengaruh, terbukti mereka masih melakukan perkara-perkara yang dilarang Allah dan meninggalkan perintah-Nya, memberi kesetiaan bukan kepada kaum muslimin, atau tidak mensyukuri sesuatu yang diberikan kepada mereka. Contoh ini adalah wujud dari seseorang yang tidak memahami syahadah yang dibacanya dan tidak mengerti makna yang sebenarnya dibawa oleh syahadah tersebut.

Kalimat Syahadah merupakan asas utama dan landasan penting bagi rukun Islam. Tanpa syahadah maka rukun Islam lainnya akan runtuh, begitu juga dengan rukun Iman. Tegaknya syahadah dalam kehidupan individu akan menegakkan ibadah dan dien dalam hidup kita. Dengan syahadatain terwujudlah sikap ruhani yang akan memberikan motivasi kepada tingkah laku jasmaniah dan akal fikiran serta memotivasi kita untuk melaksanakan rukun Islam lainnya.

Tegaknya Islam mesti didahului oleh tegaknya rukun Islam, dan tegaknya rukun Islam mesti didahului oleh tegaknya syahadah. Rasulullah saw. mengisyaratkan bahwa Islam itu bagaikan sebuah bangunan. Untuk berdirinya bangunan Islam itu harus ditopang oleh 5 (lima) tiang pokok yaitu syahadatain, shalat, saum, zakat dan haji ke Baitulllah.

Di kalangan masyarakat Arab zaman Nabi saw. memahami betul makna syahadatain ini, terbukti dalam suatu peristiwa dimana Nabi saw. mengumpulkan para pemimpin Quraisy dari kalangan Bani Hasyim, Nabi saw. bersabda: Wahai saudara-saudara, maukah kalian aku beri satu kalimat, di mana dengan kalimat itu kalian akan dapat menguasai seluruh jazirah Arab. Kemudian Abu Jahal menjawab: Jangankan satu kalimat, sepuluh kalimat berikan kepadaku. Kemudian Nabi saw. bersabda: Ucapkanlah Laa ilaha illa Allah dan Muhammad Rasulullah. Abu Jahal pun menjawab: Kalau itu yang engkau minta, berarti engkau mengumandangkan peperangan dengan semua orang Arab dan bukan Arab.

Penolakan Abu Jahal kepada kalimat ini, bukan kerana dia tidak paham akan makna dari kalimat itu, tetapi justru sebaliknya. Dia tidak mau menerima sikap yang mesti tunduk, taat dan patuh kepada Allah swt. saja, dengan sikap ini maka semua orang akan tidak tunduk lagi kepadanya. Abu Jahal ingin mendapatkan loyalitas dari kaum dan bangsanya. Penerimaan syahadah bermakna menerima semua aturan dan segala akibatnya. Penerimaan inilah yang sulit bagi kaum jahiliyah mengaplikasikan syahadah.

Sebenarnya, apabila mereka memahami bahwa loyalitas kepada Allah itu juga akan menambah kekuatan kepada diri kita. Mereka yang beriman semakin dihormati dan semakin dihargai. Mereka yang memiliki kemampuan dan ilmu akan mendapatkan kedudukan yang sama apabila ia sebagai muslim. Abu Jahal adalah tokoh di kalangan Jahiliyah dan ia memiliki banyak potensi diantaranya ialah ahli hukum (Abu Amr). Setiap individu yang bersyahadah, maka ia menjadi khalifatullah fil Ardhi.

Kalimat syahadah mesti dipahami dengan benar, kerana di dalamnya terdapat makna yang sangat tinggi. Dengan syahadah maka kehidupan kita akan dijamin bahagia di dunia ataupun di akhirat. Syahadah sebagai kunci kehidupan dan tiang dari pada dien. Oleh karena itu, marilah kita bersama memahami syahadatain ini.

Semangat Pagi

Apapun yang terjadi pada anda esok hari itu karena apa yang anda lakukan hari ini.

Selasa, 10 Januari 2012

galau

udah lama gak nulis
gak tau si sebenernya mau nulis apa
berhubung masi tahun baru
mau cari tema aja dulu